Sebelum mengikuti LELANG, peserta diwajibkan membaca dan memahami peraturan dan cara LELANG.

 

Metode Lelang

  • Lelang dilakukan secara online ( e-auction ) pada alamat domain lelang DJKN ( https://lelang.go.id ). Terdapat dua metode penawaran yaitu mekanisme OPEN BIDDING (Lelang Terbuka) dan CLOSED BIDDING (Lelang Tertutup). Mekanisme lelang ditentukan oleh PT. Balai Lelang Artha yang nantinya akan diinformasikan melalui pengumuman lelang.
  • Peminat lelang wajib memliliki akun pada domain lelang DJKN dengan cara mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada alamat domain dengan merekam serta mengunggah softcopy KTP, NPWP serta nomor rekening atas nama sendiri.

Open House

  • Selama acara open house calon peserta lelang diberikan kesempatan untuk memeriksa fisik dan kondisi barang yang akan dilelang, barang dilelang dalam kondisi apa adanya, tidak ada jaminan apapun berkenaan dengan kualitas maupun kuantitas barang. Peminat yang nanti akan melakukan penawaran ( baik yang mengikuti maupun tidak mengikuti open house ) dianggap sudah mengetahui dan setuju terhadap kondisi barang.

Penyetoran Jaminan

  • Peserta lelang wajib menyetor jaminan lelang masing-masing sebesar sesuai Lot pada pengumuman lelang (1 lot untuk 1 setoran jaminan). Setoran jaminan lelang harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang.
  • Uang jaminan lelang disetorkan per Lot sekaligus (bukan dicicil) ke Nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor VA dapat dilihat pada menu status lelang di alamat domain masig-masing peserta setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid.

Proses Lelang

  • Proses penawaran lelang dilakukan secara e-auction / lelang online melalui alamat domain https://lelang.go.id
  • Penawaran lelang dapat dilakukan setelah peserta lelang menyetor uang jaminan lelang pada waktu yang telah ditentukan pada pengumuman lelang. Penawaran lelang dimulai paling sedikit sama dengan nilai limit dan dapat dikirimkan berkali-kali.
  • Peserta lelang harus menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain tersebut diatas.
  • Pemenang lelang akan diumumkan lewat e-mail masing-masing peserta segera setelah pembukaan penawaran lelang.

Proses Pengembalian Uang Jaminan ( Kalah Lelang )

  • Apabila kalah maka uang jaminan akan dikembalikan langsung ke nomor rekening masing-masing peserta lelang yang sudah di registrasi pada saat pendaftaran lelang sebelumnya. Biaya Transfer, RTGS pengembalian uang jaminan dibebankan kepada peserta lelang.

Proses Pemenang Lelang

  • Pemenang lelang harus melunasi harga lelang dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila wanprestasi atau tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan, maka uang jaminan akan disetorkan ke Kas Negara.
  • Pemenang lelang juga harus melunasi biaya-biaya lainnya yang telah ditetapkan oleh PT. Balai Lelang Artha yang sudah tertera pada pengumuman lelang sebelumnya.
  • Pemenang wajib mengambil bukti kwintasi pemenang lelang pada KPKNL untuk proses pengeluaran barang, dengan membawa bukti-bukti pelunasan harga lelang.
  • Pemenang lelang dapat mengeluarkan barangnya setelah pelunasan harga lelang dan kewajiban – kewajibannya pada butir-butir diatas. Jika pemenang lelang melewati batas pengeluaran barang pada waktu yang telah ditentukan maka akan dikenakan sewa gudang sesuai tarif yang berlaku pada PT. Balai Lelang Artha.
  • Jika proses dipengambilan dokumen dan pengeluaran barang lelang akan wakilkan. Pemenang lelang wajib membuat Surat Kuasa untuk Pengurusan dan Pengambilan Barang lelang